Parenting

Apa Saja Perkembangan Anak 2 Bulan pada Aspek Motoriknya? Berikut Ulasannya

Apa Saja Perkembangan Anak 2 Bulan pada Aspek Motoriknya? Berikut Ulasannya

Pertumbuhan bayi semakin hari semakin meningkat. Hal tersebut dikarenakan fungsi organnya secara perlahan mengalami kematangan baik otak maupun saluran pencernaannya. Bagi Anda yang memiliki bayi berusia 2 tahun. Tentunya perlu tahu mengenai perkembangan anak 2 bulan. Hal tersebut dapat membantu kebutuhan si kecil untuk tumbuh dan berkembang.

Apa Saja Kemampuan dan Perkembangan Anak 2 BulanĀ  dari Segi Motoriknya

Perkembangan anak di usianya yang masih belia dapat ditandai oleh beberapa aspek seperti, kognitif, afeksi dan motorik. Secara kognitif, anak mulai mengenal lingkungan sekitar dan orang tuanya secara perlahan-lahan. Selain itu, perkembangan motorik dapat diketahui dari pergerakan si kecil. Berikut beberapa perkembangan si kecil di aspek motorik dengan usianya yang menginjak 2 bulan.

  1. Bayi Semakin Banyak Bergerak

Ketika memasuki usianya yang ke 2 bulan, si bayi mulai banyak bertingkah alias bergerak. Hal ini disebabkan karena tubuhnya tumbuh semakin kuat. Tanda-tandanya si kecil dapat mengangkat kepalanya menjadi lebih tinggi. selain itu, dapat menoleh sesering mungkin.

Tidak hanya itu, si kecil juga melakukan beberapa gerakan halus dan terarah dengan kaki maupun tangan. Hal ini dapat terjadi saat si kecil mencoba meraih wajah ibunya ketika sedang menyusui.

  1. Gerakan Refleks Semakin Berkurang

Gerakan refleks seperti menyentak memang lebih sering terjadi saat bayi baru lahir. Namun, ketika masuk usia 2 bulan. Si kecil mulai mengurangi gerakan ini. Selain itu, secara refleks si bayi menggenggam tangan ibunya sangat erat.

Namun, saat usianya menginjak 2 bulan kekuatan genggamannya sudah mulai berkurang. Si kecil juga sudah mulai mengepal, merenggangkan genggaman dan menyentuh benda yang ingin diraihnya.

  1. Bayi Mulai Bergerak Memiringkan Tubuh

Biasanya, bayi yang baru lahir hingga memasuki usia satu bulan masih terbaring di kamar atau kasur. Namun, Anda akan bangga jika si kecil sudah mulai bangun dari kasur dengan memiringkan tubuhnya. Kini, si bayi tidak hanya mampu berdiam di ranjang. Hal tersebut dikarenakan kemampuannya untuk miring ke kanan maupun ke kiri dapat berguling. Namun, Anda harus waspada dan selalu mengawasi si kecil saat dia terbangun dan mulai berguling-guling di atas kasurnya yang tinggi.

  1. Stimulasi Berbagai Gerak Benda

Salah satu cara yang bisa Anda lakukan untuk membuat si kecil menjadi lebih responsi adalah mengenalkannya pada berbagai benda. Hal tersebut dapat membantunya untuk meningkatkan perkembangan motorik. Perlu diketahui bahwa usia 2 bulan memasuki usia keemasan, dimana si kecil memiliki perkembangan motorik tinggi. Anda dapat memberikan permainan untuk digenggam, disentuh permukaannya dengan tekstur beragam maupun menggantungkan mainan di atas.

Perkembangan anak 2 bulan perlu mendapatkan pengawasan untuk si kecil agar tetap tumbuh dengan normal. Selain itu, Anda dapat mencukupi asupan gizinya secara harian. Tentunya, Anda perlu selektif di dalam memilih makanan untuk si kecil.